Huruf Miring Bahasa Indonesia
I.G.1. Huruf miring dipakai untuk menuliskan judul buku, nama majalah, atau nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan, termasuk dalam daftar pustaka. Misalnya: · Saya sudah membaca buku Salah Asuhan karangan Abdoel Moeis. · Majalah Poedjangga Baroe menggelorakan semangat kebangsaan. · Berita itu muncul dalam surat kabar Cakrawala . · Pusat Bahasa. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa . Edisi Keempat (Cetakan Kedua). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. I.G.2. Huruf miring dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam kalimat. Misalnya: · Huruf terakhir kata abad adalah d . · ...