Baso Hasil Perjuangan di Daerah Pasar Rebo
Pasar Rebo, 15 Mei 2017
Sarapan kali ini disponsori oleh basyoo.
Kenapa baso?
Ini lebih dari sekadar ibarat.
Lengkap dan saling berebut menonjolkan rasa.
Tak ada yang berusaha untuk mengalah.
Jika padu, puncak rasa enak, tidak lebih.
Sarapan yang disebut ekspektasi.
Hanya tampak gambar, selebihnya bayang-bayang saja.
Masih diberi kesempatan menjadi orang baik meskipun tidak terlihat?
Atau tak perlu sama sekali terlihat?
Ya, tulus tak perlu keberadaan.
Hahaha, lucu?
Masih terlihat sombong ya?
Bukan Cantik, ini kiasan.
Karena sebutir garam tak dipikirkan siapa-siapa.
Atau bahkan lenyap begitu saja?
Entahlah, hanya semangkuk baso tanpa keberadaan.
*) menyantap baso bersama Mbak Nia sembari menunggu dosen tiba
*) menyantap baso bersama Mbak Nia sembari menunggu dosen tiba
Komentar
Posting Komentar