Tips untuk Public Speaking Anak


⭐ TIPS MENGATASI DEMAM PANGGUNG ⭐



✔ Persiapan yang matang.
✔ Rileks sejenak dengan mendengarkan musik atau membaca artikel yang ringan sebelum manggung.
✔ Tarik nafas dalam-dalam, minum air putih jangan yang dingin.
✔ Lakukanlah senam kecil untuk melemaskan otot-otot yang tegang.
✔ Jangan minum kopi, merokok atau minum obat-obatan yang keras.
✔ Jangan memegang microphone di awal pembicaraan.
✔ Gunakanlah Cue Card yang tebal.
✔ Pandanglah wajah yang kita kenal atau wajah audience yang simpatik.
✔ Berpikir positif bahwa Saya pasti BISA, YES, I CAN
✔ Berdoa, kepada DIA Sang Maha Pemberi Kekuatan. Semoga tantangan ini terlewati dan lancar dijalankan.




TRIK

Kenalilah dengan baik materi yang dibawakan. Jika membawakan materi yang tidak akrab dengan kita, maka kita akan merasa tidak nyaman dan demam panggung akan terjadi.




EVALUASI

✔ Merekam penampilan sepanjang manggung dengan media suara ataupun video. Kemudian kita dengarkan/lihat. Apa yang perlu diperbaiki dan apa yang perlu ditingkatkan di kesempatan berikutnya.
✔ Saya juga sering membawa suami jika sedang tidak bertugas. Beliau saya jadikan komentator aktif dalam perjalanan pulang dari acara. Diskusi sepanjang perjalanan pulang ini pun jadi salah satu proses evaluasi saya.
✔ Banyak membaca & nonton video tentang seluk beluk praktek Public Speaking dan mengompilasikan dengan apa yang sudah kita punyai. Ini akan memperbaiki yang sekiranya kurang dalam kita ber-Public Speaking.



⭐ TIPS LEBIH ATRAKTIF ⭐


Penting diperhatikan dalam Public Speaking.
✔ Pemilihan topik/materi menarik :
pendahuluan, isi, kesimpulan & penutup.
✔ Vokalisasi → intonasi (tinggi rendahnya nada),
artikulasi, phrasing (pemenggalan kalimat → ada titik, koma),
volume suara, tempo.
✔ Pernafasan → Pernafasan diafragma
✔ Penguasaan Panggung → blocking, two way communication, ice breaking.
✔ Body Language – cara berjalan, postur tubuh, cara berdiri, cara duduk, cara memegang mic, gerakan tangan, kontak mata, ekspresi wajah → senyum
✔ Style direction (arahan gaya) – bentuk wajah, bentuk tubuh, warna kulit → cara berbusana.
✔ Visual tambahan : power point, flash. Perbanyak gambar, grafik, ataupun angka daripada tulisan.
✔ Entertaining. Jangan bawakan persentasi dengan kaku. Buat audience terpukau dengan presentasi kita.
✔ Lebih baik berdiri daripada duduk.
✔ Sangat penting bahwa dalam ber-Public Speaking, kita mempunyai ciri khas tersendiri.

30 Detik pertama itu adalah waktu yang paling berharga Anda untuk mengambil hati para audience. Jika Anda tampil dengan rasa kepercayaan diri, maka itulah KUNCI pertama Anda mengambil hati mereka. Lama audience bertahan mendengar pembicaraan seseorang dalam keadaan pendengaran, penglihatan, dan sikap yang serius tidak lebih dari 40 atau 60 menit. Salah satu Opening yang menawan yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan menyapa audience, berkomunikasi ringan dengan mereka, bermain games, ataupun bisa melakukan ice breaking.



⭐ ORIENTASI TERHADAP KHALAYAK ⭐


Public Speaking adalah seni berbicara yang di depan public yang memerlukan suatu strategi dan terstruktur. Jadi, kuncinya adalah di persiapan. Ini penting untuk mengatasi hal-hal yang terjadi di luar dugaan kita pada saat tampil.

Dalam Public Speaking, kita hendaknya tidak menggurui, bicara jujur, berdasarkan pengalaman. Penting sekali untuk teman-teman mengasah skill Public Speaking, walaupun mungkin sudah tidak aktif seperti dulu. Cara mengasah, salah satunya dengan membuat forum kecil, sekedar untuk berbagi pengalaman atau pun ilmu yang telah dipelajari.

Selalu berpikir positif, jangan pernah berpikir negatif. Persepsi inilah yang menjadi dasar utama seseorang mau dan mampu berbicara di depan publik. Persepsi ini yang dijadikan dasar berinteraksi. Bagaimana kita menilai diri sendiri, bagaimana kita menilai orang lain, dan bagaimana kita mempersepsikan orang lain menilai kita.



PUBLIC SPEAKING ANAK ⭐


Jujur untuk Public Speaking Anak, saya belum pernah mencoba. Pengalaman yang bisa dibagi tentang ini, mungkin sekedar berbagi pengalaman kami dalam membersamai dan membelajari buah hati kami yang berusia 5 th. Kami berusaha sering mengobrol, minta anak bercerita tentang pengalaman nya mengikuti sebuah kegiatan, dan saya lebih banyak mendengarkan dan menanggapinya dengan penuh ekspresi. Atau kami hanya sekedar berkata "hmmm", "eh", "terus". Kemudian berceritalah dia panjang lebar.

Langkah-langkah belajar Public Speaking bagi orang dewasa terpenting bahwa Anda tahu kiat-kiat dasar Public Speaking yang sudah saya bagi dalam materi. Kemudian banyak-banyak Latihan-latihan-praktek, perbanyak jam terbang, jangan lupa sering mengupgrade diri. Kemudian belajar/diskusi dengan yang sudah berpengalaman. Yang harus dilakukan ketika blank saat di depan umum : Cobalah teknik _two way communication_ dengan audience. Kuncinya 3L : Latihan, Latihan dan Latihan..


SUARA


Tidak hanya penyanyi, tapi Public Speaker juga perlu latihan vokal untuk bisa mengontrol suara, tempo, intonasi, dan lain sebagainya. Latihan pernafasan juga sangat disarankan. Akan lebih baik jika kita menggunakan pernafasan diafragma.


TIPS & TRIK
✔ Latihan vokal
✔ Latihan pernafasan


*Rujukan*
Tentu berbeda antara intonasi audience dewasa dan audience anak - anak. Supaya mempermudah gambaran : berbicara yang pendengarnya orang dewasa adalah seperti pembawa berita. Sedangkan berbicara dengan audience anak - anak lebih seperti ekpresi dan intonasi pendongeng. Ice breaking lebih asyik dipraktikkan Ice breaking ala saya : buat perpaduan antara games, lagu, meniru gerakan-gerakan sederhana. Ini saya bungkus jadi satu.



#17 Mei 2017
Oleh-oleh Public Speaking dari Yogyakarta





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Soal Mengenai Pemakaian Huruf dan Penulisan Kata

Indahnya Berbagi Kebaikan bersama Bento Ramadan HokBen

Me Time