Mimpi #part 1
Bismillah....
Alhamdulillah sudah minggu kedua waktunya challenge. Tantangan minggu ini bertema mimpi, senang sekali dapat menulis materi ini. Mendengar kata "mimpi" jadi teringat pada salah satu materi yang pernah didapat. Hmmm... kalau aku sih lebih suka mimpi yang menceritakan kejadian-kejadian di luar batas pemikiran manusia. Mimpi dapat berkaitan dengan apa saja. Apakah bunga tidur, impian, cita-cita, atau firasat? Aneh jika membayangkannya. Mimpi dapat menjadi cerita menarik jika diingat, tetapi menjadi cerita membingungkan jika dilupakan.
Ketika itu, dosen kajian sastraku pernah berkata bahwa: "Manusia yang pandai menguasai alam bawah sadar adalah manusia yang pandai mengungkapkan kembali mimpi-mimpinya."
Sigmund Freud atau yang akrab dipanggil Freud adalah salah satu tokoh psikoanalisis yang juga merupakan pendiri aliran ini. Salah satu penemuan besar psikoanalisis adalah adanya kehidupan tak sadar pada manusia. Selama ini diyakini ilmuwan bahwa manusia adalah makhluk rasional yang sepenuhnya sadar akan segala perilakunya. Segi-segi terpenting perilaku manusia justru ditentukan oleh alam tak sadarnya. (Moesono, 2003:2)
Alam bawah sadar adalah rekaman semua pengalaman penting kita. Alam bawah sadar adalah tempat penyimpanan perasaan dan pelbagai keinginan yang terdorong keluar dari kesadaran. Ini tempat dimana dorongan naluriah bekerja dalam pikiran. Pengalaman sehari-hari tetap berada dalam sadar pikiran kita dan seringkali muncul kembali dalam mimpi. Mudah sekali memahami bagaimana gagasan ini bermanfaat dalam menelaah sastra. Fiksi, seperti mimpi, merupakan khayalan, dan bisa diperkirakan fiksi mengandung banyak sekali materi bawah sadar. (Ryan, 2007:129).
Nostalgiaaa banget dapat materi ini, jadi ingat ketika menafsirkan mimpi. Sebuah mimpi pasti memiliki makna yang mengandung arti bermacam-macam. Mimpi juga merupakan pelampiasan alam bawah sadar yang belum terlaksana. Contohnya ketika seseorang bermimpi membeli piring atau gelas, maka maksud dari alam bawah sadarnya adalah orang itu (pria) sedang mengidam-idamkan wanita untuk menjadi kekasih atau pendamping hidup. Mengapa demikian?
Dosenku berkata bahwa:Simbol piring atau gelas di dalam mimpi pria tersebut merupakan lambang dari wanita. Simbol piring dan gelas adalah gambaran seorang wanita karena berunsur lembut, sedangkan yang berunsur tajam merupkan gambaran pria.
Lalu pertanda apakah, mimpi? Apakah mimpi memiliki arti dan lambang khusus? Apakah aku termasuk orang yang pandai karena dapat menafsirkan mimpi? Jika diuraikan pada blog ini mungkin isinya dapat menjadi cerpen atau novel. Banyak kisah dalam mimpi yang dapat dirangkai menjadi tulisan. Akankah mimpi dapat terulang kembali? Ada yang mengatakan bahwa mimpi merupakan kebalikan dari kenyataan. Kalau begitu, mimpiku akan bertolak belakang dengan kenyataan. Jika mimpiku indah, berarti....? Oooh, tidak! Aku ingin menjadi kenyataan yang indah pula. Bukan hanya bunga tidur semata.
See you,
Ikuti kisah selanjutnya di tema:
Selasa, 8 Agustus 2017
#Mimpi #part1 #week2
#RumbelMenulisIIPBogor
Sumber:
Maesono. Anggadewi. 2003. Psikoanalisis dan Sastra. Depok: Pusat Penelitian Kemasyarakatan.
Ryan, Michael. 2007. Teori Sastra Sebuah Pengantar Praktis. Yogyakarta: Jalasutra
Yuk, kunjungi challenge-challenge yang lain.
KLIK :
#HobidanSaya #week1 #part1
#HobidanSaya #week1 #part2
#Mimpi #week2 #part1
#Mimpi #week2 #part2
#AgustusdanAnak-anak/Keluarga #week3 #part1
#AgustusdanAnak-anak/Keluarga #week3 #part2
#NikmatMingguIni #week4 #part1
#NikmatMingguIni#week4 #part2
#QuotesSaya #week5 #part1
#QuotesSaya #week5 #part2
Keren, mbak. Ilmiah banget. Lanjut
BalasHapus