Mendongeng dan Hypnoparenting
Resume Sharing Ibu Mendongeng Part 4
Jumat, 25 Agustus 2017
Mau
share nasihat dari dosen saya tentang penggunaan gawai untuk anak, lumayan jadi
tinggal mengikuti saat berbicara dengan bijak saat dengan anak. Bagi ibu2 yang
anaknya sudah memiliki gawai saya akan share nasihat sang dosen komunikasi UGM
dengan anaknya, mungkin bisa dicontoh:
Belum
Bosan
Sejak
nesta menggunakan telepon cerdas di kelas empat, minimal seminggu sekali saya
mengingatkan hal-hal ini:
- Telepon
ini bukan milikmu. Ini hanya pinjaman. Jika suatu waktu kamu tidak dapat
menggunakannya dengan baik, ayah ambil kembali.
- Telepon
ini intinya untuk berkomunikasi dengan bunda, adik dan saudara-saudara. Siapa tahu
suatu saat hal buruk terjadi pada ayah, kamu dapat menghubungi mereka untuk
memberi kabar atau meminta pertolongan.
- Rawat
telepon dengan baik. Untuk membelinya, ayah harus menabung. Dibersihkan secara
rutin. Hindari terjatuh atau lecet. Kalau nanti mau dijual, harganya tidak
menyedihkan.
- Bermain
game, boleh. Tapi yang wajar. Dua saja sudah cukup. Kalau bosan baru diganti
dengan gem lain. Pun pilih yang berguna. Setidaknya membantu proses belajarmu.
- Mendengarkan
musik, halal. Silakan memasang joox dan bernyanyilah kalau itu bisa membuatmu
rileks. Tapi menyimak musik lewat youtube tidak selalu baik. Ada banyak klip
video yang tak pantas ditonton anak-anak walau lagunya enak didengar. Masalah
lirik akan kita bahas ketika kamu semakin paham bahasa inggris.
- Gunakan
whatsapp dengan baik. Hindari percakapan yang tidak penting. Tidak semua
tawaran grup diikuti. Kalau semasa kanak-kanak kamu sudah sibuk dengan
notifikasi yang isi pesannya hanya: "kok sepi", "pada ke
mana", atau meme tak penting, sebaiknya abaikan saja. Semakin banyak grup
yang kamu ikuti, kamu akan terlihat seperti anak yang sok sibuk.
- Hindari
mengepcer percakapan dengan orang lain dan dipasang di fitur status. Sebab akan
dilihat banyak orang. Itu norak dan melanggar privasi. Kalau orang lain
melakukannya, biarkan itu jadi kebiasaan orang lain. Kalau setelah diingatkan
masih kamu lakukan, teleponnya ayah ambil kembali sampai batas waktu yang tidak
ditentukan.
- Balas
pesan dan angkat panggilan dari nomor yang dikenal saja.
- Hati-hati
dengan sms yang menawarkan itu ini. Sekarang banyak penipuan.
- Gunakan
kuota internet untuk hal-hal yang bermanfaat. Untuk whatsapp dan musik, boleh.
Tapi selebihnya sebaiknya untuk mencari informasi yang sesuai minat atau hobi
kamu. Cari-cari contoh gambar animasi misalnya. Dan yang utama gunakan untuk
mencari informasi yang berhubungan dengan proses belajar. Tidak semua materi
pekerjaan rumah dari sekolah ayah pahami. Dan tidak selalu buku dapat
menjawabnya.
- Kalau
melihat ayah asyik dengan telepon, sebaiknya tidak sekadar mencontoh keasyikannya
saja. Coba simak apa yang diakses. Sebagian besar untuk membaca. Mungkin berita
atau tulisan-tulisan orang lain. Kalau kuota internet habis untuk membaca, itu
tidak merugikan. Bermedia sosial secukupnya saja.
- Tidak
lupa menyetel "read mode" sejak pukul enam petang. Menggunakan
telepon saja bisa jadi satu masalah, jangan menambah masalah lain.
- Karena
telepon sekolah boleh digunakan maka tidak perlu membawa telepon ke sekolah.
Walaupun dibolehkan untuk dibawa dan disimpan di kotak selama masa belajar,
tapi ada kemungkinan tertinggal dan hilang. Jika hal buruk itu terjadi, itu
akan membuat dirimu menyesal.
- Sepulang
sekolah, bermain atau beristirahatlah. Telepon tidak akan membuatmu benar-benar
memiliki teman.
- Kalau
ingin membuat perubahan atau membuat sebuah karya, coba lihat youtube yang
inspiratif. Di luar sana banyak anak-anak yang luar biasa. Kamu bisa belajar
dari apa yang mereka lakukan.
- Kenapa
ayahmu begini? Ayah takut dengan karma. Sebagai guru komunikasi, ayah khawatir
anak ayah sendiri bahkan tidak terurus dalam hal kecil seperti ini. Lebih dari
itu, ayah ini sudah dewasa, sudah melihat beberapa dampak dari penggunaan
telepon. Jadi, harapannya kita tidak melakukan kesalahan-kesalahan penggunaan
yang akan merepotkan diri kita sendiri di masa yang akan datang. Jika sudah
terlanjur salah, susah memperbaikinya.
by
: Rizal Rizzy
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Mendongeng
dan Hypnoparenting
Salam
kenal ibu-ibu dari grup sharing Ibu Mendongeng. Perkenalkan saya adalah Afit
Susanto, CEO Rayya Creativa sekaligus Praktisi NLP. NLP merupakan singkatan
dari Neuro Languange Programming atau bahasa pemograman otak. NLP itu ilmu yang
mempelajari dan memahami cara kerja otak manusia. Bicara tentang mendongeng.
Mendongeng bukan sekedar bercerita, tapi ada pesan-pesan dan nilai-nilai yang
ingin ditanamkan. Sebetulnya manfaat mendongeng bisa menjadi media kita untuk
menanamkan nilai positif kepada anak-anak. Manusia pada dasarnya memiliki
proteksi atau dinding kritis. Dinding kritis ini menjadi penentu apakah manusia
itu mudah dipengaruhi atau tidak oleh orang lain.
Nah,
melalui dongeng sebenarnya kita sebagai orang tua bisa mempengaruhi anak-anak
kita. Oleh karena itu waktu yang paling efektif untuk kita mendongeng adalah
saat sebelum tidur atau saat anak mengantuk. Saat mengantuk ini adalah waktu
yang efektif untuk menanamkan nilai positif. Misalnya saat orang tua sedang
menjalankan program toilet training, kita bisa menanamkan nilai tersebut saat
sesi mendongeng. Dengan catatan, pakailah kata atau kalimat positif. Hindari
kalimat "Jangan pipis di lantai atau jangan ngompol". Tapi buatlah
cerita dimana alur ceritanya setelah bermain, si tokoh utama mau buang air
kecil di kamar mandi. Sehingga cerita-cerita mendongeng kita bisa disesuaikan
dengan program yang ingin kita jalankan. Seperti toilet training, mau makan
buah dan sayur, rajin salat, dan lain sebagainya. Karena pada dasarnya ada
masa-masa gelombang otak itu mudah dimasukkan nilai-nilai positif.
Pertama,
saat kondisi rileks. Rileks itu bisa diciptakan dengan menenangkan anak. Atau
kondisi yang sudah pasti rileks, yakni pada saat anak sedang mengantuk.
Kedua,
saat tidur pulas, kemudian dibangunkan dalam kondisi setengah sadar. Ini
disebut masa trance. Cara lain merilekskan anak-anak selain mendongeng, bisa
dengan menyanyi, mendengarkan lagu, atau mendengarkan ayat suci Alquran bagi
yang muslim.
Ada
titik antara dua alis, yang menjadi titik penting untuk menenangkan dan
mempengaruhi manusia. Jika titik tersebut dipegang atau diusap, maka ini bisa
menjadi pintu masuk mempengaruhi seseorang atau anak-anak.
Oleh
karena itu, saat ibu-ibu mendongeng, ibu bisa memilih tema yang sesuai dengan
program yang akan diterapkan pada anak-anak. Ibu juga bisa memilih nilai-nilai
positif apa yang ingin ditanamkan. Sekian, penjelasan saya. Selanjutanya bisa
lanjut berdiskusi. Terima kasih.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Nama:
Afit Susanto
TTL:
Purbalingga, 9 Maret 1985
Domisili:
Purwokerto
Aktivitas:
Owner Rayya Creativa
Pengalaman:
•Training
Practicioner NLP
•Bisnis
di Agro dan Industri Gula Kristal Organik
•Mentor
UMKM selama 8 tahun
•Trainer
dan Fasilitator berbagai pelatihan
Kini
menggeluti Internet Marketing.
Silahkan
Pak Afit untuk memberikan sedikit materi pengantar sebelum masuk ke tanya jawab
😊
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Assalamu
a'laikum. Selamat malam teman2 semua. Terimakasih telah memberi kesempatan saya
untuk sharing bersama.
Tanya
:
“Mungkin
bisa dijelaskan secara singkat apa itu hypnoparenting dan kaitannya dengan
mendongeng?”
Jawab
:
Hypnoparenting
itu sederhananya adalah mempengaruhi anak-anak melalui bawah sadar mereka. Jadi
manusia itu memiliki pikiran sadar, setengah sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran
sadar itu adalah aktifitas kondisi pikiran secara sadar, semua terfikir dan
terencana secara sadar. Namun ternyata manusia sangat dipengaruhi oleh pikiran
bawah sadar. Contoh pd pagi hari orang terjatuh di lantai, lalu mengatakan
kalimat negatif, "Aku Sial Hari Ini" kalimat negatif ini terekam
dalam bawah sadar sehingga seharian penuh mendapatkan Kesialan secara terus
menerus. Pada kondisi anak-anak ucapan orang-orang disekitar sangat
mempengaruhi rekaman bawah sadarnya. Contoh jika seorang ibu marah terhadap
anaknya dan mengatakan padanya "Dasar Anak Bodoh" kalimat tersebut
sangat tertanam kuat pd anak, maka anak akan merasa menjadi anak yg bodoh. Sebagai
orang tua jika menghadapi persoalan anaknya seperti buli, stigma dari
lingkungan, dan lain sebagainya maka kita bisa "memprogram ulang"
pikiran anak-anak dg Hypnoparenting. Atau misalnya orang tua pengin anaknya
kuat dalam perjalanan, toilet training, hafal Al Qur'an, suka makan sayur buah,
dan lain sebagainya orang tua bisa membuat program dg bantuan Hypnoparenting.
Hypnoparenting
efektif dilakukan pd saat masa trance (peralihan) dari pikiran sadar memasuki
pikiran bawah sadar. Masa trance ini biasanya didapat pd masa anak-anak sedang
rileks. Ketika anak rileks maka.orang tua lebih mudah memberi program positif. Salah
satu masa rileks adalah masa menjelang tidur atau kondisi sedang mulai ngantuk.
Nah, Dongeng Sebelum tidur adalah
"SENJATA EFEKTIF" mempengaruhi kondisi pikiran bawah sadar
anak-anak. Maka jangan heran, anak yang sering dibacakan orang tua dongeng akan
memiliki pola pikir yang sangat bagus. Apalagi pemilihan tema dongeng
disesusaikan program dimasing2 keluarga. Jadi kurang lebih sudah paham ya ibu2
korelasi antara hypnoparenting dengan mendongeng. Untuk lebih jelasnya kita
bisa masuk ke sesi tanya jawab dr pertanyaan yg sudah terkumpul ya.
Pertanyaan
1
Selamat
malam. Saya ingin bertanya sesuai materi yg di berikan :
1.Dua
titik diantara alis itu yg mana ya bu/pa? Apakah ketika mendongeng sambil dua
titik itu di pijat atau bagaimana?
2.
Sejak dalam kandungan hingga skrng anak sy mau berumur 4thn sy sering
membacakan/bercerita yg banyak menanamkan nilai positif. Tapi entah knp ada
saja tingkahny skrng yg bikin sy kesal...salah satunya anak sy sering
mengulangi kata2 orang dewasa yg sdng berbicara. Apa jgn2 cara penyampaian pesan
sy salah atau knp y pa/bu?
Terima
kasih.
Jawab
:
Ok,
untuk pertanyaan pertama, titik antara dua alis itu adalah KENING. Jd ketika
kening seseorang disentuh makan akan reaksi yang begitu rileks dan memunculkan
perasaan bahagia. Kenapa kalau sebagian orang yang sedang pusing pegangnya
kening bukan yg lain. Karena itu titik ketenangan. Kalau mau dongenga apakah
harus pegang kening anak, TIDAK HARUS, tp kalau disentuh lebih bagus. Pertanyaan
kedua, fase umur 4 th memang sedang banyak meniru.
Pertanyaan
2
Sy
Nisa dr tarakan..anak sy baru 2 (rencana mw nambah...) Kira2 klo anak2 d bangunkan pas tidur
ato d tengah2 tidur apa anak2 tidak
tantrum ya.. ato adalah solusix dr emak2 kece. Sy pengen nyoba ini dr dl tp
takut anak sy tantrum.
Jawab
:
Tantrum mesti sering di beri kalimat positif " wahai anaku, jadilah anak
yang tenang. Aku percaya engkau bisa dan mampu tenang.
Pertanyaan
3
Assalamualaikum
bunda, salam kenal saya Roza dari Riau. Titip pertanyaan bun u nanti malam #KIM
"Susah sekali menghilangkan kata jangan untuk mmeberitahukan sesuatu yang
tidak boleh kepada anak.. adakah tips nya untuk hal itu? Terimakasih bunda
Jawab
:
Kata
Jangan sebenarnya boleh digunakan asalkan penggunaanya tepat. Saya malah kalau
anak lagi malas mandi saya bilang "Jangan Mandi" malah anak jd mau
mandi. Hanya memang penggunaan kalimat Jangan perlu bijak, artinya coba ganti
pilihan kalimatnya jd positif. Wahh begitu ya pak.. ya takutnya semua dilarang
anak ingat yg negatif aja. Yg penting bijak aja. Tapi intonasi juga penting,
kalau saya memberi "Jangan Mandi" titik intonasi itu pd kata mandi. Contoh
larangan misalnya saat anak toilet training sehingga larangannya adalah
"jangan ngompol". Jangan lempar lempar, jangan usil sama adek? Kalau
gitu apa Goal yg dicapai? Misal Goalnya anak supaya buang air di kamar mandi.
Fokuskan kalimat "Nak, kamu boleh lho pipis dikamar mandi". Fokus dg
Goal yg ingin dicapai. Kalau afirmasi pd malam hari hindari kalimat jangan,
gunakan kalimat positif dr goal yg ingin dicapai. Jangan usil sama adek itu kan
GOALNYA ingin Supaya Anak BAIK sm adiknya. Maka gunakan kalimat "Nak, kamu
yg baik yaa sama adikmu, jika kamu sayang dan baik maka adikmu juga sayang dan
baik sm kamu".
Pertanyaan
4
Apakah
mendengarkan dan mengamati anak-anak yang sedang bermain peran (abang-dede) termasuk
kedalam hypnoparenting? (Anti, Bogor).
Jawab
:
Bukan.
Hypnoparenting itu lebih memanfaatkan bawah sadar untuk mempengaruhi anak.
Pertanyaan
5
Mesa,
Jombang
1.
Adakah keterkaitan dan kesinambungan antara hypnoparenting dengan
neuroparenting?
2.
Apakah hypnoparenting dalam mendongeng itu sama dengan pemberian afirmasi positif?
Terimakasih sebelumnya
Jawab:
Basic
saya hypnoparenting itu adalah Neuro Language Programing (NLP). Adapun Neuro
parenting tidak jauh berbeda, menggunakan kekuatan otak bawah sadar. Mendongeng
itu ya untuk memberi kekuatan positif.
Tanya:
Kidung
1.
Hypnoparenting baiknya pas saat deep sleep atau bisa saat sadar?
2.
Berapa durasi baik untuk hypno terapi?
(Kidung)
Wah
terima kasih pak Apit share tentang hypnotherapinya. Jadi teringat pernah
belajar teknik NLP saat kuliah dulu walau hanya sesaat (colek mak tika...) (Dan gak pernah dipake/dipraktekkan). Jadi teringat juga pernah lihat video seorang
guru SD (di US) yang memulai sesi kelas dengan NLP (relaksasi) tujuannya anak
agar rileks dan konsentrasi.
Nah,
pernah nyoba ke anak-anak saya teknik ini dan gagallll totalllll. Hehehe, karena saat mencoba rileksasi mendeskripsikan suatu
keadaan dan santai, anak-anak malah ikut nimbrung nambahin deskripsi, emaknya
jadi gak fokus.
Jawab
:
Pada
saat rileks. Ngantuk salah satu kondisi rileks yg bagus untuk hypnoparenting. Jadi
klo untuk anak-anak ya teknik yg sederhana aja, ngga perlu dg yg rumit2. Nah,
salah satunya afirmasi positif menjelang tidur. Ngga papa, yg penting
hypnoparenting dan dongengnya aja. Oya klo durasi
ngga ada patokannya, yg penting sering2 aja afirmasi positif.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Komentar
Posting Komentar