Master of Ceremony
TUGAS PRAKTIKUM
Memahami Dunia MC – TV Presenter
MATERI
Pengertian
MC
MC (baca: emsi atau emcee [Inggris])
singkatan dari Master of Ceremony. Secara harfiyah, MC artinya orang yang
menguasai upacara atau acara. Kata “master” menunjukkan yang bersangkutan
piawai atau sangat menguasai hal tertentu. Kata “ceremony” merujuk pada acara,
upacara, perhelatan, atau penyelenggaraan acara. Dengan demikian, MC adalah
orang yang paling menguasai visi, misi, proses, dan detail sebuah acara dan ia
bertindak sebagai pemandu jalannya acara tersebut.
Penyiar, Announcer, Host / Presenter, MC (Master
of Ceremony), dan Pembawa Acara (PA), merupakan profesi yang membutuhkan
keterampilan (skill) Public Speaking.
Mereka sama-sama public speaker,
pembicara publik, atau orang yang berbicara kepada orang banyak.
Perbedaan
antara Penyiar, Announcer, Presenter,
MC (Master of Ceremony), dan Pembawa
Acara (PA), Moderator dan Public Speaker.
a.
Penyiar
Disebut juga Radio Announcer, Radio Host,
Radio Personality, atau Radio DJ
(Disk Jockey), yaitu orang yang memandu atau membawakan sebuah acara (program)
siaran radio, misalnya siaran berita, siaran musik, siaran talkshow, dan sebagainya. Penyiar memang tidak berhadapan langsung
dengan pendengarnya, namun hakikatnya ia Public
Speaker juga karena berbicara kepada orang banyak (publik), yakni para
pendengar.
b.
Announcer
Terjemahan "resmi" announcer memang penyiar radio (radio
announcer), namun ada satu profesi yang khusus disebut announcer, tapi bukan penyiar, yaitu orang yang bertugas
mengumumkan (to announce) beragam informasi di sebuah "audio land"
supermarket, pameran, bazar, atau pemandu di arena balapan. Orang yang
mengumumkan petinju atau pegulat yang akan bertarung juga disebut announcer. Pada umumnya Announcer dikategorikan sebagai profesi
penyiar radio atau televisi. Kehadirannya di media elektronik tidak dipengaruhi
oleh batasan pendengar atau pemirsanya. Audiens
tersebar di berbagai tempat dan tidak dapat diklasifikasikan secara khusus.
c.
Host/Presenter
Di Indonesia identik dengan penyiar televisi
(TV Presenter). Penyiar radio juga disebut presenter, yaitu Radio Presenter.
Tugasnya "menyajikan atau menghadirkan" (to present) sebuah acara (program
siaran). Presenter TV yaitu orang yang membawakan, memandu, atau menyajikan
sebuah acara televisi, seperti progam berita (news presenter / penyaji berita),
acara musik, talkshow, quiz, dan
sebagainya.
d. MC
(Master of Ceremony)
MC disebut juga Pemandu Acara atau Pembawa
Acara (PA). Sebutan MC lebih ditujukan bagi pemandu acara-acara informal,
seperti acara hiburan (misalnya konser musik), perayaan ulang tahun, resepsi
pernikahan, dan sebagainya.
e.
Pembawa Acara disingkat PA
Disebut juga "Pewarah", yaitu
pemandu sebuah acara formalseremonial. Tugasnya sama dengan MC, namun di acara
seremonial atau acara formal instansi.
f.
Moderator
Moderator adalah orang yang memimpin,
mengatur, dan memandu jalannya diskusi, dialog, debat, seminar, workshop, atau lokakarya. Ia menjadi
"penengah" dan mengatur lalu-lintas pembicaraan.
g.
Public Speaker
Semua profesi di atas masuk dalam kategori Public Speaker, pembicara publik, dengan
keterampilan utama Public Speaking. Namun, Public Speaker lebih dimaknai
sebagai "orang yang menjadi pembicara di berbagai forum --pengajian,
pelatihan, seminar, dan sebagainya. Yang tergolong profesi Public Speaker adalah penceramah, seperti ceramah agama, ceramah
ilmiah, ceramah bidang keilmuan tertentu, termasuk trainer, motivator, atau
pemateri sebuah pelatihan.
Jenis-jenis
MC – TV Presenter
MC –
TV Presenter dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
1. MC – TV Presenter Formal
2. MC – TV Presenter Non Formal
Tugas
dan Tanggung Jawab seorang MC – TV Presenter Secara Mikro
1. Membawakan
sebuah acara dengan lancar dan menarik sesuai dengan rundown yang ditentukan.
2. Penyambung
pesan dari acara
Namun
secara makro, tugas dan tanggung jawab seorang MC – TV Presenter jauh lebih
luas dari sekedar membawakan acara.
Tugas
dan Tanggung Jawab seorang MC – TV Presenter Secara Makro
1. Pembentukan
opini publik, baik langsung maupun tidak langsung
2. Menyampaikan
informasi, data, pesan yang mewakili kepentingan klien
3. Menjadi
panutan atau role model
Dasar-dasar
MC
1. Seorang MC hendaknya lancar berbicara, komunikatif,
berwawasan luas, good looking, dan
mampu beradaptasi dengan situasi.
2. Seorang MC hendaknya pandai bergaul, mudah akrab
dengan orang lain, rendah hati, ramah, dan humoris.
3. Tugas pokok MC antara lain membuka acara (salam,
sambut hadirin, menyebutkan aturan acara), menjaga kelancaran acara dari awal
hingga akhir, dan menutup acara (menyampaikan terima kasih kepada hadirin,
panitia, pengisi acara, dan minta maaf, jika perlu “menyimpulkan” acara).
4. Seorang MC harus mengetahui secara pasti bentuk acara
yang akan dipandunya, mengetahui gambaran lokasi, profil hadirin, profil
pembicara atau pengisi acara, dan hal-hal apa saja yang ada dalam acara
tersebut –dibicarakan dengan panitia / seksi acara atau pihak berwenangan.
5. Melakukan check
and re-check terhadap susunan acara, kalimat yang akan diucapkan, daftar
tamu kehormatan, dan hal-hal yang berkaitan dengan acara yang akan dipandunya.
6. Mengenakan busana tata rias yang sesuai dengan jenis
acara yang akan dipandunya.
7. Datang di lokasi paling tidak satu jam sebelum
pelaksanaan acara guna persiapan fisik,mental, dan teknis –seperti pengecekan
mikrofon (voice check, mike-test) dan posisi MC dan pembicara.
8. Mempersiapkan cue-card
(kartu MC), kira-kira setengah halaman kertas kuarto, untuk pedoman acara yang
akan dipandu, berisi susunan acara, profil pengisi acara, dan kertas kosong
untuk “corat-coret” sebagian bahan improvisasi dan menghidupkan acara.
9. Seorang MC tetap “tunduk” seorang stage manager sehingga segala perubahan susunan acara harus
dikonsultasikan lebih dahulu dengannya.
10. Selalu menjaga sikap yang tenang, tidak gundah, stabil
dalam menguasai situasi dan kondisi.
11. Sebaiknya melakukan “senam mulut” untuk relaksasi
sebelum memulai acara.
12. Senantiasa berubah kerasa memulai dan mengakhiri “on
time”, juga memastikan semua pengisi acara tampil sesuai dengan alokasi waktu yang
diberikan (one of your roles as the MC is to watch and control the timing).
13. Jangan lupa, introduce
yourself, even if you think everyone should know who you are. Kenalkan diri
Anda – kecuali dalam acara formal.
Bridging MC harus mampu merangkai acara demi
acara menjadi sebuah suatu-kesatuan, menjembatani pembicara ke pembicara lain
atau pengisi acara ke pengisi acara yang lain.
An essential skill of an MC is the ability to make comments which “bridge” between segments of the meeting.
Teknik
Vokal
1. MC harus berbicara jelas, ringkas, dan memperhatikan
artikulasi dan pelafalan dengan tepat, seperti “Saudara” (bukan “Sodara”).
2. Melatih dan memperhatikan intonasi, meliputi tekanan,
keras-lembutnya suara, nada tinggi-rendahnya suara, tempo cepat-lembutnya bicara,
dan jeda atau pengehentian.
3. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama
dalam acara resmi dan semiresmi.
Memahami Dunia MC – TV Presenter
1. Memahami kekhasan bentuk komunikasinya
Informatif,
Obyektif, Akurat, Tidak memihak, Menghibur, Mengedukasi.
2. Memahami profesionalisme seorang MC – TV Presenter –
Memahami diri,
sehingga :
Ø
mampu menampilkan kelebihan
Ø
mampu menonjolkan kekhasan
Ø mampu menutupi kekurangan, atau bahkan menjadikan
kekurangan sebagai nilai jual yang berkaitan dengan kekhasan
Memahami orang lain,
sehingga :
Ø
mampu membina hubungan baik
Ø
membangun chemistry yang dibutuhkan
Ø
masuk dalam kerangka pemikiran dan perasaannya
Ø
mampu melibatkannya secara total untuk menyukseskan acara yang dibawakan
Menghargai diri sendiri, orang lain, dan
profesi
− On
time (tepat waktu)
−
Melakukan persiapan yang optimal (penggunaan materi, penampilan, stamina dll)
−
Percaya diri dan dan menunjukkan kredibilitas diri
“Do’s”
dan “Don’ts” MC – TV Presenter
Lakukan
|
Jangan Lakukan
|
-
Menguasai materi
-
Paham apa yang dibicarakan
-
Tunjukkan antuasiasme
-
Menghargai orang lain
-
Menjadi diri sendiri
-
Kooperatif
-
Tepat waktu
-
Entertaining
-
Berpenampilan sesuai
-
Peka
-
Punya sense of humor
-
Charming
-
Selalu berpikir positif
|
-
Sarkastik
-
Salah penyebutan
-
Overacting
-
Egosentrik
-
Berprasangka
-
Monoton
-
Debat kusir
-
Memotong pembicaraan
-
Emosional
-
Kekanak-kanakan
-
Tidak paham (tulalit)
-
Tidak tulus
-
Tidak terkontrol
- Negatif
dalam tindakan dan ucapan
|
Kode
Etik MC – TV Presenter
Berprofesi sebagai seorang MC – TV Presenter
tentunya memiliki aturan main tersendiri yang harus diikuti untuk menjaga
profesionalismenya. Berikut ini adalah sejumlah aturan main mendasar yang harus
dipahami dan diikuti oleh para MC – TV Presenter yang profesional.
• Mengacu pada perjanjian/kontrak kerja
• Tidak menyebutkan kompetitor
• Tidak membandingkan dengan pengalaman yang
lampau
• Tidak memaksakan opini pribadi dalam ucapan
yang disampaikan
• Tidak mengandung SARA
~~~~~~~~~~~~~~
TUGAS
Budayakan
membaca perintah dengan teliti!
A. Boleh dilakukan individu atau berkelompok.
B. Jika
berkelompok, perhatikan syarat di bawah ini.
Seluruh
anggota wajib berbicara secara bergantian dengan memerhatikan Dasar-dasar MC
dan Teknik Vokal.
C. Buatlah Naskah dan video dengan memilih
salah satu dari:
1. Announcer
2. Presenter
3. MC (Master of
Ceremony)
4. Pembawa Acara (PA)
5. Moderator
6. Public Speaker
D. Materi yang disampaikan harus sesuai Kode
Etik MC – TV Presenter
E. Dikumpulkan via media sosial (WA, IG, youtube, email, dll.) dengan mengirimkan ke alamat link tugas kepada Saya
F. Deadline paling lambat :
- tanggal 22 November 2019
- tanggal 22 November 2019
Terima Kasih, Selamat Berkarya.

Komentar
Posting Komentar