Selamat Pagi... Hari.
Kisah pagi ini saat menunggu customer tiba. Entah
mengapa, menunggu terasa begitu menyenangkan pun mengenyangkan. Jam dinding di
atas hotel tertinggi (yang menutupi icon kotaku) menunjukkan pukul 06.01.
Awal yang indah melihat tiga lelaki bersua
memulai perannya. Mereka membawa alat sesuai fungsi. Si Lengan Panjang dengan
sigap menggapai sudut-sudut kaca, memoles hingga bening mengilap. Si Orange
dengan gagah menyapu segala penjuru. Lalu, Si Jangkung tergopoh-gopoh membawa
koper. Hendak kemana? Berlalu tanpa arah. Ketika melewati ke dua orang
tersebut, ia pun berujar.
"Pak, Saya titip sebentar ya." Ujar Si
Jangkung seraya menyerahkan koper dan tas punggungnya.
"Mau kemana?" Tanya Si Orange, pandangannya tak lepas dari gerobak kuning.
"Ke belakang." Langkahnya kian cepat.
"Hei, ke belakang mana? Mau jalan-jalan ya?" Ungkap Si Lengan Panjang. Maklum di belakang terminal ini terdapat pusat perbelanjaan ternama.
"Ke belakang.... WC...." Hilang lah suara itu bersama deru mesin bus.
"Mau kemana?" Tanya Si Orange, pandangannya tak lepas dari gerobak kuning.
"Ke belakang." Langkahnya kian cepat.
"Hei, ke belakang mana? Mau jalan-jalan ya?" Ungkap Si Lengan Panjang. Maklum di belakang terminal ini terdapat pusat perbelanjaan ternama.
"Ke belakang.... WC...." Hilang lah suara itu bersama deru mesin bus.
Si Orange dan Lengan Panjang saling berpandangan,
kode anggukan tanda setuju dalam hati. "Lanjutkan bro, ayo kerja!"
Lalu? Bagaimana nasib koper dan tas punggung? Aku
harap baik-baik saja bersandar pada bagasi bus. Toh, sang empu tenang-tenang
juga... di WC... bersama teman-temannya. 😂
__________________________________________
Hai Orange dan Lengan Panjang, saya sungguh kagum
terhadapmu. Wahai jiwa-jiwa yang bersemangat, tetaplah gigih menafkahi keluarga
dengan halal. Setiap peluh terdapat pahala yang mengalir seperti kerja kerasmu.
Tetap menyebut Asma-Nya, pun berhati-hati dengan keselamatanmu.

Komentar
Posting Komentar