Ternyata... Bondan "Maknyusss" Winarno adalah Sastrawan
👌 👌 👌
"Poko'e Maknyus"
"Top, markotop".
Jargon yang melekat di hati pemirsa.
"Poko'e Maknyus"
"Top, markotop".
Jargon yang melekat di hati pemirsa.
Kabar
mengejutkan tiba hari ini.
Rabu, 29 November 2017.
Beliau telah berpulang.
Selamat jalan, Pak Bondan.
🙏
Rabu, 29 November 2017.
Beliau telah berpulang.
Selamat jalan, Pak Bondan.
🙏
===========================
Sosok almarhum sangat lekat ketika mengisi acara
wisata kuliner dan terkenal sebagai pakar di bidang kuliner. Dibalik itu beliau
juga dikenal sebagai seorang wartawan senior dan juga sastrawan. Petang Panjang
di Central Park menjadi karya sastra terakhirnya.
Almarhum Bondan pernah mengarang cerita
anak-anak, cerita pendek, novel dan buku-buku tentang manajemen.
📚 Bibliografi
1. Satu abad Kartini, 1879-1979 : bunga rampai
karangan mengenai Kartini (editor) (1979)
2. Neraca tanah air : rekaman lingkungan hidup '84
(1984)
3. Cafe Opera : kumpulan cerita pendek (1986)
4. Seratus kiat, jurus sukses kaum bisnis (1986)
5. Tantangan jadi peluang : kegagalan dan sukses
Pembangunan Jaya selama 25 tahun (1987)
6. Kiat menjadi konglomerat : Pengalaman Grup Jaya
(1996)
7. Manajemen transformasi BUMN : pengalaman PT
Indosat (1996)
8. BreX : sebungkah emas di kaki pelangi (1997)
9. Kiat Bondan di Kontan : berpikir strategis di
saat krisis (1998)
10. Jalansutra : kumpulan kolom tentang
jalan-jalan dan makan-makan di Suara Pembaruan Minggu dan Kompas Cyber Media
(2003)
11. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya (2003)
12. Belajar tiada henti : biografi Cacuk
Sudarijanto ditulis bersama Bondan Winarno (2004)
13. Pada sebuah beranda : 25 cerpen (2005)
14. Puing : sebuah novel kolaborasi (2005)
📹 Videografi
Kerinci-Seblat, tabungan masa depan (penulis
naskah) (2002)


Komentar
Posting Komentar